Friday, September 5, 2014

Surga Tersembunyi Itu Pun Terungkap Oleh Ketangguhan Terios



Arrgh….. Ngiri…..!!
Kalimat itu spontan keluar dari mulut Ane waktu membaca liputan perjalanan dari blogger-blogger super yang ikut berpetualang bersama Terios menyambangi surga tersembunyi di berbagai pelosok nusantara.
Hanya dengan  membaca tagline-nya saja yang berbunyi  “Terios 7 Wonders Hidden Paradise” sudah tergambarkan bagaimana serunya perjalanan yang ditempuh oleh SUV (Sport Utility Vehicle) Terios ini.
Coba deh, Sobat bayangkan 7 destinasi wisata yang tentunya unik dan ekslusif bakal didatangi dan dieksplor keindahannya menggunakan 7 Terios terbaru selama 14 hari.
Ngiri….. Ngiri....Ngiri…..!!
(sungguh beruntung banget  kalian yang bisa merasakannya, semoga di kesempatan berikutnya Ane bisa ikut berpartisipasi, amin amin amin)

Tapi, walaupun kecewa karena nggak bisa ikut langsung menjelejahi lokasi Ane cukup terhibur dengan reportase komplit dari sahabat blogger yang terpilih. oh iya buat yang blom tau 7 blogger yang beruntung itu adalah Mumun, Luci, Wira, Bambang, Puput, Maulana Haris dan Giri.

Membaca cuplikan pengalaman mereka yang dituangkan lewat blog masing-masing itu membuat Ane senyam-senyum bahkan geregetan sendiri. Gimana Nggak, 7 blogger ini ternyata sangat unik sehingga dalam petualangannya ke Sawarna-Merapi-Tengger-Baluran-Rambitan-Dompu dan berakhir di Pulau Komodo diceritakan dengan cara yang unik pula.


Oke deh biar sobat bisa ikutan geregetan, Ane bakal Share tentang perjalanan Terios si sahabat petualang bersama 7 blogger disini, cekibrot

Intro
eh iya sebelum masuk ke cerita utama Ane yakin pasti banyak sobat yang mikir
“Kok temanya Terios 7 wonder sih..? latah nih…?“
Sobat nggak salah kok kalo mikir kek gitu, soalnya Ane juga hehehe.  
Efek kontes internasional beberapa waktu lalu yang melibatkan pulau komodo sebagai salah satu kandidat (dan sukses menjadi pemenang)  emang kadang membuat orang latah sehingga membuat banyak event yang akhirnya menjadi serba 7 wonders J

Penasaran dengan maksud sebenernya Daihatsu Ane akhirnya bergerilya kesana kemari untuk mencari jawaban, akhirnya setelah perjuangan panjang (Ceileh...) dari blog mas “Gondrong” Puput-lah Ane mendapat  pencerahan tentang tema itu.
Sobat juga mau tau..? boleh-boleh begini nih katanya


Hidden Paradise 1 : Pantai Sawarna
180 km dari Sentul (tempat pelepasan rombongan) atau 6 jam perjalanan menggunakan Terios TX yang bener-bener baru alias baru keluar dealer rombongan akhirnya sampai di pantai Sawarna. sebagai perjalanan pembuka, destinasi Pantai Sawarna ini mungkin membuat sebagian blogger yang belum terbiasa traveling on the road dengan waktu lama sedikit kelelahan atau malah pegal-pegal.


loh kok bisa pegal-pegal…?
mengutip dari blognya Mbak Uci salah satu lady blogger yang mobilnya berada di urutan paling buntut atau T7. Rute yang dilalui oleh tim Terios kali ini adalah melalui jalan pintas yang kondisinya bisa dibilang agak ekstrim untuk mobil Terios.


Nggak Cuma jalan berbatu yang berlubang, jalan berliku dan menanjak pun menjadi makanan tujuh mobil Terios ketika mulai melewati jalur alternatif. kalo masalah deg-degan jangan ditanya lagi, jangankan lady blogger yang blogger cowok pun pasti bakalan dag-dig-dug jantungnya waktu ngelewatin medan alternative ini.
tapi itu Cuma kekhawatiran awal doang, sebab dengan performa Terios yang Prima ditambah lagi dengan kehebatan driver membuat perjalanan itu seperti  tak terasa J. bahkan Uci pun yang tadinya takut malah bisa tidur dengan nyenyak hehehehe. “itu karena settingan suspensinya Terios memang disetting empuk” jawab Om Toni salah satu jurnalis yang menjadi leader di perjalanan ini. Wow… sekarang sobat sudah tau kan kenapa Terios disebut sebagai Sahabat Petualang 

Pantai Sawarna yang berada di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Propinsi Banten ini menurut Mas Puput dan Mas Wira sebenarnya tidak terlalu tersembunyi. tetapi mungkin karena belum terlalu populer dibanding pantai selatan lainnya jadi masih layaklah jika Sawarna disebut sebagai “Surga yang tersembunyi”
salah satu obyek yang paling menarik di Sawarna adalah Pantai Tanjung Layar.
oh iya sekedar mengingatkan kalo yang namanya Sawarna itu adalah nama Desa ya, bukan nama pantainya langsung 
nah kembali ke Pantai Tanjung Layar. Untuk dapat sampai ke lokasi Sobat harus berjalan atau naik ojek.. Sedangkan buat Sobat yang memilih jalan kaki  info dari mas Haris yang merupakan blogger senior ini bisa dijadikan acuan "jarak yang kita harus tempuh untuk kesana adalah sekitar 800 meter". wew.. lumayan kan buat olahraga kan....hehehe
Yang serunya untuk  kita terlebih dahalu harus melewati  jembatan gantung ukuran mini  yang katanya mas Puput dapat memberikan sensasi Gotik (goyang itik)  Ahahahaha.


Pantai Tanjung Layar sendiri seringkali diburu oleh para wisatawan lantaran keunikan alamnya.
Emang keunikannya apa sih...?
Disana itu ya Sob ada dua bongkah batu yang menjulang tinggi menggapai langit (ini cerita lebay Ane aja). Nah posisi dan bentuk batu yang keren inilah yang menjadi incaran foto wisatawan, jarang-jarang loh Sobat nemu batu seperti itu.
yaelah cuma gitu doang...
eitss... yang keren di Sawarna ini bukan cuma itu doang loh. Asal sobat tau ya, pantai Ciantir yang berada sebelum Tanjung layar ini juga cukup dikenal sebagai pantai yang memiliki pasir putih dan ombak yang bagus untuk digunakan bermain selancar. ga percaya...? nih buktinya 



Hidden Paradise 2 : Merapi – Desa Kinahrejo
Masih teringat jelas tanggal 5 november 2010 silam, ketika Gunung merapi memuntahkan isi perutnya “Blasssh…..” semua yang ada didekatnya seketika hancur. jika meminjam istilah yang ditulis mas Wira
 ”Semuanya kembali ke titik nol”
Itulah  gambaran yang dialami oleh Desa Kinahrejo, Desa yang dikenal sebagai tempat tinggal sang juru kunci merapi yang tersohor, Mbah Marijan. yah sekalipun beliau kini telah tiada, namun cerita tentang pengabdian hidupnya masih banyak dibicarakan hingga saat ini, selamat jalan mbah.

Di desa ini pula Tim Terios 7 wonder Hidden Paradise menjejakkan petualangan keduanya. begitu sampai ditujuan Tim langsung melakukan CSR (Corporate Social Responsibility) berupa penanaman 1000 pohon dan pemberian Beasiswa ke beberapa sekolah disana. acara ini sebenarnya direncanakan akan dihadiri oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X namun berhalangan hadir dikarenakan kedatangan tamu penting negara.


Selepas itu Tim Terios 7 wonder diajak untuk melakukan Lava Tour (wow… serem banget ya ngebacanya) woles Sob… tour ini  gak seserem namanya kok, karena yang dimaksud adalah tour melintasi kawasan yang pernah diluluh lantakkan oleh merapi.
Bagi beberapa peserta mungkin perjalanan itu tak  terlalu istimewa karena sebagian dari mereka sudah pernah melakukannya. Namun semangat mereka semuanya mendadak bertambah mana kala diberitahu kalau mobil yang bakal dipake untuk lava tour ini adalah Terios Tx bukan Jeep 4x4 sebagaimana yang biasanya (hahaha seru-seru).
Antara percaya dan ga percaya para blogger yang tadinya menyangsikan ketangguhan Terios ini pun akhirnya memberikan acungan jempol. Bahkan salah satu driver yang ditanya oleh mbak luci pun menyatakan ketakjubannya dengan kebandelan Terios di medan berpasir yang licin.

Buat Sobat yang masih nggak percaya kalo Terios bisa bersaing dengan mobil Jeep 4x4 di medan Off Road silahkan cek gambar dari blogger-blogger berikut, biar bisa dijadikan bukti gimana tangguhnya Terios menghadapi medan yang sulit

Sempat Ane kepikiran kok bisa ya Terios setangguh itu?  untungnya di blog mas Haris Ane bisa nemu jawabannya. buat Sobat yang pengen tau ini  dia fakta ketangguhan Terios yang disebutkan oleh  mas Haris
  1. Terios dilengkapi dengan Anti Lock Braking System (TX AT) : untuk mencegah roda terkunci saat terjadi pengereman mendadak, maka kendaraan yang sudah menggunakan sistem ABS ini tidak akan sleep atau ngesot saat terjadi pengereman.
  2. 3rd Row Seat Belt : kelengkapan Seat belt untuk keamanan seluruh penumpang.
  3. Dual SRS Airbag : Daihatsu Terios XT 2013 sudah dilengkapi dual airbag untuk bagian pengemudi dan penumpang disampingnya
duh… jadi tambah pengen nyoba traveling make Terios J

trus, buat Sobat yang punya pertanyaan seperti ini
“Kok bisa sih Desa Kinahrejo menjadi salah Hidden Paradise…? bukankah tak ada apa-apa disana?”
Ane kasih penjelasan ya,
Sebelumnya jangan meng 'under estimate" dulu, sekalipun lokasi yang dituju ini pernah diluluh lantakkan oleh amukan merapi tapi banyak hal yang bisa diperoleh disini, dan Ane yakin makna inilah yang ingin diperlihatkan dalam petualangan Terios 7 Wonder Hidden Paradise ini.

museum “Sisa Hartaku” ini adalah  buktinya
Bangunan yang dulunya merupakan rumah seorang warga yang bernama Riyanto itu kini telah disulap menjadi sebuah meseum. Bukan seperti museum umumnya sobat kenal karena apa yang dipajang dan ditampilkana disini adalah berbagai macam benda yang dulu terkena amukan gunung merapi.
Gambar penampakan ini  ane dapetin dari blognya mbakUci.



Pak Riyanto sang pemilik sengaja mengumpulkan berbagai jenis perkakas yang telah rusak dirumah. alih-alih dijual pak Riyanto malah menjadikan rumahnya sebagai museum “Sisa Hartaku” karena pemerintah sudah melarang warga untuk menempati kembali wilayah itu.
“Supaya kita menolak lupa untuk selalu bersyukur, dan terus memperbaiki diri, sebelum dijemput oleh yang kuasa.”
lagi-lagi Ane harus meminjam kutipan dari blognya wira untuk menutup kisah kali ini (keren-keren euy quotenya J )

Hidden Paradise 3 : Tengger – Desa Ranupani
Sampai di Surga tersembunyi ke 3, Ranupani. Sebuah danau (ranu) seluas 4 hektar tempat yang berada di kaki Gunung Semeru yang juga merupakan salah satu tempat tinggal suku Tengger. Ranupane sendiri berada di ketinggian 2200 meter diatas permukaan laut. Tak heran jika suhu udaranya lumayan dingin (sekitar minus 4 derajat Celcius). brrrr.........
Pemandangan alamnya yang begitu asri dan alami membuat siapa saja yang datang ketempat ini menjadi terkagum-kagum. Belum lagi ditambah dengan keramahan warganya yang sangat menggambarkan wajah Indonesia (dahulu). Oh…. semoga keramahan ini bisa menular kembali ke seluruh pelosok nusantara, amin.
Kecintaan warga tengger terhadap alam sangat tinggi. karena itu tak heran jika kehidupan mereka sangat bersahaja, mereka yakin dengan hidup sederhana dan tak serakah maka alamlah yang akan mencukupkannya (wira).
tim Terios 7 wonder kembali melakukan program CSR kepada masyarakat Tengger berupa 14 set alat kebersihan yang terbuat dari limbah daur ulang (ban bekas), sapu lidi dan beberapa kaos 7 wonders.  Pemberian alat kebersihan dinilai sangat penting mengingat masih rendahnya kesadaran pengunjung yang datang ketempat wisata ini. semoga dengan semakin banyaknya fasilitas ini akan menjadikan desa Ranupani tetap bersih


Hidden Paradise 4 : Taman Nasional Balurang

Sampai di Hiddden Paradise ke 4 sekitar jam 22.30 wib tidak membuat tim Terios  7 Wonders Hidden Paradise mengabaikan ajakan safari malam oleh panitia. buat Sobat yang belum tau, Safari malam itu adalah kegiatan jalan-jalan malam di taman Nasional Balurang untuk menyaksikan beberapa hewan yang biasa keluar dimalam hari. Wuih…. Seruu….!

Berdasarkan data yang ditulis mas Giri di blognya
Kawasan Taman Nasional  Baluran memiliki luas sebesar 25.000 Ha. luas kawasan tersebut dibagi menjadi beberapa zona :
  1. zona inti seluas 12.000 Ha.
  2. zona rimba seluas 5.537 ha (perairan = 1.063 Ha dan daratan = 4.574 Ha).
  3. zona pemanfaatan intensif dengan luas 800 Ha.
  4. zona pemanfaatan khusus dengan luas 5.780 Ha, dan zona rehabilitasi seluas 783 Ha.
wuidih…….. coba deh Sobat liat gambarnya, Ane sempat ga percaya kalo foto-foto ini diambil di Indonesia hehehehe
Karena itu tak heran rasanya jika banyak orang yang menyebut Balurang sebagai Africa van Java.  alasannya…? hehehe sepertinya ga perlu Ane jelasin lagi deh. sebagaimana yang Sobat lihat di gambar warna coklat di musim kemarau dan kontur yang kering kerontang sedikit banyak mirip tanah di benua hitam disana. (kereeen…..!)
arrggh…..
nggak tau kenapa Ane selalu gregetan tiap liat gambar-gambar keren kek gini. apalagi ditambah dengan komentar mas Puput yang mengatakan
“Padang rumput atau savana yang luas dengan pohon akasia yang tumbuh berserakan dan Gunung Baluran yang berdiri kokoh membuat kawasan ini benar-benar bak hidden paradise”. 
Dasar Terios 7 wonder, tau aja sih tempat-tempat keren kek gini. J

Hidden Paradise 5 : Desa Sade, Pantai Pink, Selong Belanak
Surga tersembunyi kali ini berada di pulau seberang, Lombok tepatnya.
Desa sade sendiri berada di dekat kota, nah lo… trus keunikannya dimana…?
hehehe tenang Sobat, walaupun berada di dekat kota dan mudahnya transportasi menuju kesana Desa Sade ini tetap unik karena mereka tidak terpengaruhi oleh perkembangan zaman.
serius…?
Dua rius malah :)  simak saja  ceritanya si mbak Uci tentang 7 kearifan lokal yang diperolehnya di Sade atau pengakuan dari mas Puput yang terkesan dengan cara hidup warga Sade yang sangat bersahaja, damai, dan jauh dari keserakahan seperti manusia modern.

dari gambar itu Sobat pasti sudah bisa menerka kalau Desa Sade ini adalah gambaran Desa masa lampau yang masih memegang teguh adat istiadat leluhurnya. baik itu kepercayaan, gaya hidup hingga tradisi. karena itu tak heran jika disetiap bangunan, tarian hingga kegiatan warga Sade ada makna dan filosofi yang terkandung.
Misalnya tentang arsitektur rumah, “mengapa ukuran pintu depannya dibuat rendah….?
jawabnya agar sang tamu yang datang berkunjung akan membungkukkan kepala yang berarti menghormati si pemilik rumah. (keren kan ^_^ )

sayangnya waktu dan kesempatan tim Terios untuk mengeskplorasi Desa ini  sangat terbatas, padahal masih banyak hal yang bisa digali di Desa suku Sasak ini.


Selepas dari Sade tim 7 wonders berangkat menuju salah satu pondok pesantren untuk melakukan program CSR berupa pemberian buku-buku yang dibutuhkan untuk melengkapi koleksi perpustakaan.

walaupun hidden paradise yang dituju (Sade) telah disambangi namun tim Terios 7 Wonder Hidden Paradise belum akan beranjak ke pulau Sumbawa. mereka memutuskan untuk mengelilingi Lombok dulu untuk menemukan 2 pantai tersembunyi lainnya.

Emang masih ada apa lagi di lombok…?
sst.. ini rahasia yak tujuan berikutnya tim 7 Wonders adalah pantai Tangsi (pantai pink) dan pantai Selong Belanak menurut info yang di tulis mbak Uci di blognya Pantai Tangsi terletak di Desa Temeak, Kabupaten Jerowaru, Lombok Timur, jaraknya lumayanlah sekitar setengah jam perjalanan dari pusat kota Mataram. Lokasi pantainya yang tersembunyi membuat infrasturktur di pantai ini belum berkembang.  
sekedar info yah Sob, pantai ini Sebelas-duabelas dengan pantai pink di NTT walaupun warnaanya masih nggak terlalu pink sih


Tapi yang perlu diperhatikan kalau Sobat kemari adalah kondisi jalannya yang sangat jelek. beruntung Sobat blogger yang datang kepantai ini menggunakan Terios. sehingga bisa mampu melewati medan dengan baik.
Mas Puput dalam blognya menceritakan kalau medan yang dilewati Terios adalah Jalanan curam berbatu, sekalipun dalam perbaikan jalan tersebut cukup berbahaya beruntung Terios memiliki  Suspensi yang kokoh namun tetap empuk dan ditunjang ground clearance yang tinggi membuat Terios mampu melahap jalan berbatu dengan lancar. Apalagi rem cakram berventilasi di roda depan sangat pakem menjaga laju mobil agar tidak meluncur bebas
terios ini emang keren banget ya, mau jalan pantai, batu-batuan, sawah sampai gunung dijabanin. ckckck emang bener-bener Sahabat Petualang.





Setelah puas menikmati pantai Tangsi rombongan pun bergerak ke pantai Selong belanak di Lombok Tengah namun sayang karena terbatas waktu rombongan tiba di lokasi sesaat setelah sunset. mungkin ini pertanda tahun depan harus berkunjung lagi ke pantai ini




buat Sobat yang mar berkunjung ke tempat ini ada beberapa tips nih yang diberikan mas Puput untuk
“sempatkan waktu untuk berfoto di jalan, karena banyak sekali pemandangan keren sepanjang perjalanan ke pantai Selong Belanak ini”

Hidden Paradise 6 : Dompu
Perjalanan tim Terios 7 wonders di NTB belum berakhir. Setelah puas berkeliling menjelajahi bumi sasak untuk menyambangi Desa dan pantai tersembunyi, kini tibalah giliran bumi samawa yang akan di eksplor keindahannya.
banyak blogger yang terkagum-kagum dengan kondisi jalan raya di Sumbawa ini. karena selain tak ada yang rusak jalanannya cukup sepi. tapi kenapa ya driver menganggap  jalanan ini berbahaya.

hehehe santai bukannya ada apa-apa, maksudnya driver mengatakan berbahaya dengan kondisi jalan yang seperti ini adalah kebanyakan driver akan dibuat ngantuk dikarenakan tak guncangan yang dirasakan akbiat kondisi jalan yang mulus ^_^
Dengan berjalan di atas landasan yang mulus membuat tim petualang ini sampai di dompu sekitar pukul 21.00 wita.


Esok paginya tim 7 wonders langsung berangkat menuju Desa Palama Kecamatan Donggo Kabupaten Bima dimana penduduknya berternak kuda liar.
loh…loh… berternak kuda liar…? kok kedengarannya aneh ya?
hehehe tenang sob, semua ada penjelasannya kok. Kalo mengutip dari blognya mas Haris maka definisi peternak kuda liar itu adalah :
"pemilik kuda yang melepas kudanya setiap pagi untuk mencari makan sendiri seperti halnya hewan peliharaan lainnya (kambing atau ayam) kemudian setiap sore hari mereka kembali pulang ke rumah sang empunya masing-masing."

Jadi intinya sekalipun namanya kuda liar tetap ada pemiliknya ya J




di desa ini pula para petualang 7 wonders hidden paradise mendapat kesempatan untuk mencoba sendiri memerah susu kuda liar. dan apalah artinya memerah susu kalo akhirnya tidak mencoba rasa dari susunya.  hehehe tim Terios yang awalnya ragu-ragu untuk mencoba susu liar tiba-tiba berubah beringas (sengaja pake kata ini biar lebih menarik) ingin mencoba susu setelah mas Haris mengkonfirmasi kalau rasa susu kuda itu enak. ada-ada saja tim Terios 7 Wonder ini.


Hidden Paradise 7 : Pulau Komodo
yak akhirnya setelah melalui perjalanan panjang, akhirnya sampailah tim 7 Wonder di surga tersembunyi yang terakhir, Pulau Komodo.Sebelum menginjakkan kaki di tanah naga ini, para blogger dimanjakan dengan alat transportasi yang selalu diimpikan oleh pelancong pulau komodo. ya… kapal phinisi lah yang Ane maksud.
(sumpah Ane ngiri setengah mati ngeliatnya T_T )


Tak perlu lama untuk mencari letak keindahan pulau ini, karena hamparan air pantai yang sebening Kristal langsung menyambut tim Terios 7 wonders begitu turun dari boat tumpangannya. nih penampakan gambar yang Ane jamin buat Sobat juga ngiri.


hamparan pasir yang berwarna pink menghiasi sepanjang pesisir pantai.  sungguh indah pemandangan alam di tanah naga ini. mas Haris yang  penasaran dengan asal muasal warna pink pasir pantai ini pun tergerak untuk meneliti lebih dekat. dan akhirnya terjawab sudah alasannya,
Ternyata yang berwarna pink itu adalah pecahan dari karang-karang yang sudah mati dan hancur, lalu terbawa oleh ombak dan menyatu dengan pasir pantai.

Setelah berpuas berenang dan mengambil foto di pantai pink para petualang ini pun kembali ke kapal untuk segera menuju tujuan utama “melihat dari dekat sang naga”. Oh iya, ada kejadian menarik saat tim sampai di dermaga. ternyata salah satu mobil Terios sudah berada disana, tepatnya diatas kapal barang.

Loh apa menariknya hal itu…?
For Your Info ya Sobat, di pulau komodo ini sebelumnya tidak pernah ada mobil yang sampai kemari. karena itu banyak yang terkaget-kaget begitu melihat ada 1  Terios yang berhasil sampai di dermaga pulau komodo. namun untuk menjaga keseimbangan ekosistem Terios itu tidak boleh dinyalakan apalagi diturunkan.
hehehe  tapi walau begitu Terios mesti berbangga, karena ia sudah masuk sejarah sebagai mobil pertama yang hadir di pulau komodo. Top deh pokoknya !

Menurut mas Wira komodo itu sebenernya ga menarik, mereka Cuma terlihat seperti biawak besar saja. justru yang membuat pelancong ketagihan adalah tempat tinggalnya si komo ini. hahahah ada benernya juga yang ditulis oleh blogger berkacamata ini hehehehe (Ane sepakat dengan Ente Sob)
oh iya satu pesan lagi dari mas wira adalah
“jangan sampai ketika berkunjung ke pulau komodo Sobat tidak membawa driving license, karena keindahan bawah laut pulau ini ga ada  tandingannya” 
(Arrgh…. penyakit ngiri ane jadi kambuh lagi nih)


Petualangan di pulau komodo ini menjadi penutup dari petualangan 7 wonder Hidden Paradise. banyak tawa, cerita dan kenangan  yang telah dilewati oleh blogger-blogger terpilih ini. sungguh petualangan yang hebat. jujur ini merupakan hadiah terhebat yang dipersembahkan Daihatsu kepada blogger Indonesia.

Dari perjalanan ini pula Ane bisa mempercayai sebuah fakta kalau Terios itu memang benar-benar adalah Sahabat Petualang.
Tak perlu mengajukan banyak pertanyaan atau pernyataan untuk mengungkapkan ketangguhannya, karena cukup hanya dengan melihat perjalanan 7 Wonders Hidden Paradise ini saja Sobat bisa mendapatkan bukti kehebatannya.
Bukan main-main Sob, jarak yang ditempuh Terios ini.  Sekedar mengingatkan saja ya rute Sawarna, Banten - Merapi, Jogja - Ranu Pani, Semeru - Baluran, Banyuwangi - Sade Rembitan, Lombok - Dompu, Sumbawa hingga puncaknya di Taman Nasional Komodo sudah ditaklukkan oleh Terios tanpa hambatan yang berarti.

so....
Sekarang Sudah Percaya kan, kalau Terios itu Memang Sahabat Petualang



banyak sekali moment keren yang sayang untuk dilewatkan di tempat ini




Oh iya, ini bukti Ane udah Follow Viva dan Daihatsu ya :)









2 comments:

  1. lucu banget komiknya , ceritanya juga keren

    http://dananwahyu.com/2014/07/12/7-wonders-napak-tilas-7-wonders-kopi-ujung-ujung-sumatra/

    ReplyDelete
  2. bloggers2 ini memang sungguh beruntung... semoga bisa menyusul yaaa... ayo bikin diving lisence dulu sana, bentar lagi nyelam di wakatobi tuh... :D

    ReplyDelete